”Drug Trafficker” dari Cianjur

Oleh : Irfan Budiman, Rian Suryalibrata, dan Upik Supriyatun

Ikhtisar Bacaan

Subbab 1 – 3  :  Walaupun vonis mati yang dijatuhkan di Pengadilan Negeri Tangerang pada Merika Franola alias Ola, raut ibu dua anak ini tampak cerah dan  lebih tegar daripada Rani, sepupunya yang bernasib sama.

Subbab 4        : Ola merantau ke Jakarta setamat SMA di Cianjur dan memperoleh satu putra semenjak menjadi disc jocker karena berhubungan intim dengan Mr.X.

Subbab 5        :  Di apartemennya, Jakarta Pusat, Ola bertemu dengan pria asal Nigeria bernama Tajudin alias Tony pada Oktober 1997 yang mengaku berbisnis pakaian jadi.

Subbab 6        :  Semenjak mereka bertemu, mereka semakin dekat dan tinggal bersama di rumah kontrakan di Jakarta Pusat. Lalu, mereka pun menikah di rumah orang tua Ola yang di Cianjur setelah mengetahui bahwa Ola hamil. Awal perkawinannya pun berjalan lancar seiring rumah tangga mereka yang sangat bahagia.

Subbab 7 – 9  : Dalam pernikahannya, ternyata Ola sering disiksa oleh suaminya, Tony yang ringan tangan. Bahkan, Ola pun sempat dirawat selama seminggu di RS Azra, Bogor. Walaupun seperti itu, Ola tetap mencintai Tony.

Subbab 10      : Ola mengetahui bahwa pengakuan Tony tentang bisnis pakaian jadi hanya kedok untuk mengambil hatinya dan Tony pun kembali ke bisnis asalnya yaitu narkotik saat menjelang kelahiran anak pertama mereka.

Subbab 11-13   : Dengan terusnya Ola disiksa, ia pun dipaksa suaminya untuk menjadi kurir narkotika di wilayah Jakarta dengan uang yang sangat sedikit dari pekerjaannya itu. Bahkan, semakin lama Ola pun sudah menjadi drug trafficker dengan penghasilan US$ 200 setiap kali pengiriman ke luar negeri dan membuatnya memiliki banyak nama samaran.

Subbab 14      : Ola mencari jalur pengiriman narkotik yang aman di Eropa dan Argentina pada akhir tahun 1999.

Subbab 15      : Ola dan suaminya mengontrak 2 rumah sekaligus di Jawa Barat. Selain itu, dengan penghasilan haramnya yang tinggi, mereka membantu saudara sepupu Ola yaitu Rani Andriani  dan Deni Setia Maharwan yang kesulitan.

Subbab 16      : Pada akhirnya, karena  tawaran suami Ola, Rani alias Melisa Aprilia ikut dalam “bisnis barang haram itu” untuk melunasi utangnya .

Subbab 17      : Deni ikut terlibat dalam “bisnis itu” sebagai kurir dan telah enam kali memasukkan narkotik dari luar negeri sebelum tertangkap.

Subbab 18      : Pada awalnya, Rani dan Deni tidak mengetahui bahwa yang mereka jalani adalah bisnis haram. Bahkan, Deni sampai menjalankan bisnis haram ke internasional. Akan tetapi, ketika mereka sadar bahwa yang mereka jalani adalah bisnis narkotik, mereka tak kuasa untuk menolak karena Tony mengancam akan memukuli Ola.

Subbab 19-20   :  Jaringan narkotik Tony yang rapi dan selalu lolos dari pemeriksaan seperti pengujian sinar X di Bandara Cengkareng membuat perkara susah diungkapkan dan diduga bahwa Tony anggota pengedar narkotik tingkat internasional.

Subbab 21-22   : Aksi Ola dan kedua sepupunya berakhir pada 12 Januari 2003 siang hari setelah tertangkap basah oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya sesaat Rani dan Deni akan menuju ke London dari Cengkareng.

Subbab 23      : Di tempat parkir bandara, Ola dibekuk petugas. Setelah itu, ditemukan heroin yang sangat banyak di rumahnya yaitu tepatnya di Bogor.

Subbab 24      :  Tony dan empat temannya tewas dalam baku tembak polisi pada saat penyergapan. Polisi mengetahui keberadaan Tony dari keterangan Ola.

Subbab 25-26   : Kepala Direktorat Reserse Metro Jaya, senior Superintenden Alex Bambang Riatmodjo, yang kini menjadi Kepala Kepolisian Wilayah Kota Bandung mengatakan bahwa Ola termasuk pemain sandiwara yang handal dan sangat professional dalam menjalankan tugasnya. Menurut penyelidikan polisi, Ola telah menggeluti ”pakerjaan haram” sebelum Tony bertemu dengannya. Jaksa Mursidi dan hakim Asep pun membenarkan dugaan Alex tersebut.

Analisis

Pendekatan Obyektif   : Tanggapan Alex terhadap Ola, dia mengatakan bahwa Ola termasuk pemain sandiwara yang handal dan sangat professional dalam menjalankan tugasnya Dia pintar berbohong, berperilaku manis, dan lemah lembut.

Pendekatan Subyektif : Tanggapan Ola bahwa ia melakukan pekerjaan sebagai drug trafficker karena dipaksa oleh Tony dan menurutnya Tony mempunyai magic sehingga ia bisa takut dan tetap mengalah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s